Barong Ider Bumi Banyuwangi Memukau Wisatawan

Barong Ider Bumi Banyuwangi Memukau Wisatawan

Tradisi sakral Barong Ider Bumi kembali digelar meriah di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, pada Minggu (22/3). Ribuan warga lokal dan wisatawan memadati sepanjang jalan desa untuk menyaksikan arak-arakan barong, yang merupakan bagian dari ritual turun-temurun masyarakat Osing.

Tradisi yang dilaksanakan setiap hari kedua Idulfitri atau 2 Syawal ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang kuat bagi masyarakat setempat. Prosesi berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan iringan musik tradisional yang mengiringi jalannya arak-arakan.

Bagi masyarakat Osing di Desa Kemiren, Barong Ider Bumi dimaknai sebagai simbol penolak bala sekaligus wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta. Barong yang diarak mengelilingi desa diyakini mampu menangkal marabahaya dan memberikan perlindungan bagi warga. Tradisi ini terus dilestarikan dari generasi ke generasi sebagai bagian dari identitas budaya lokal.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, yang hadir mewakili Bupati Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan terus berupaya memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam pembangunan daerah di berbagai sektor.